Thursday, 5 March 2015

Obyek Biaya dan Klasifikasi Biaya

OBYEK BIAYA adalah setiap item, seperti produk, pelanggan, departemen, proyek, aktivitas, dsb dimana biaya diukur dan dibebankan. Konsep dari obyek biaya adalah suatu terobosan ide dalam bidang akuntansi. Pemilihan atas obyek biaya memberikan jawaban atas pertanyaan paling mendasar tentang biaya "Biaya dari apa?". Oleh karena itu beragamnya kebutuhan dalam menemukan, merncanakan, dan mengendalikan biaya, maka sistem akuntansi biaya bersifat multidimensional.

KLASIFIKASI BIAYA
Klasifikasi Biaya adalah sangat penting untuk membuat ikhtisar yang berarti atas data biaya.
Klasifikasi Dasar:
  1. Produk
  2. Waktu Pengakuan
  3. Perilaku Biaya
  4. Pembuatan Keputusan
  5. Karakteristik Biaya secara Ekonomi


Produk
BIAYA PABRIKASI / BIAYA PRODUKSI:
  • Biaya Bahan, biaya yang menjadi bagian yang terpisahkan dari produk jadi dan dapat ditelusuri secara fisik dan mudah ke produk tersebut. ex: kayu untuk membuat meja.
  • Biaya Tenaga Kerja, biaya tenaga kerja yang dapat ditelusuri dengan mudah ke produk jadi (mis: tenaga kerja di bidang perakit) sering juga disebut touch labor. ex: upah pekerja
  • Biaya Overhead Pabrik, biaya manufaktur yang tidak termasuk dalam biaya bahan dan biaya tenaga kerja langsung.
BIAYA KOMERSIAL:
  • Biaya Pemasaran, dimulai dari titik dimana biaya manufaktur berakhir. Yaitu, ketika proses manufaktur selesai dan produk ada dalam kondisi siap jual.
  • Biaya Administratif, termasuk beban yang terjadi dalam mengarahkan dan mengendalikan organisasi.

Waktu Pengakuan
  • Biaya Produk (Product Cost), ždiartikan sebagai biaya yang dimana saat pengakuan biayanya yaitu pada saat pembebanan biaya tersebut. Bahan baku dianggap sebagai biaya pada saat pembebanannya atau pada saat bahan baku tersebut diambil dari gudang dan kemudian dimasukkan ke proses produksi.
  • Biaya Periode (Period Cost), sesuai dengan namanya biaya periodic merupakan biaya yang saat pengakuan biayanya harus dikaitkan atau diukur dengan horizon waktu, maksudnya ada biaya tertentu yang menghitung jumlahnya dari batasan lamanya waktu. Misalnya beban sewa yang dihitung besarnya berdasarkan lamanya pemakaian sewa yang dikurangi dari sewa dibayar dimuka.
Volume Produksi
  • Biaya Variabel (Variable Cost), adalah biaya yang bila dikaitkan dengan volume secara per unit akan selalu tetap meskipun volume produksi berubah-ubah, akan tetapi secara total biaya tersebut jumlahnya akan berubah sesuai dengan proporsi perubahan aktivitas.
  • Biaya Tetap (Fixed Cost), adalah biaya yang secara total tidak berubah jumlahnya meskipun jumlah produksi berubah dalam kapasitas tertentu
  • Biaya Semi Variabel, adalah biaya campuran antara fix cost dengan variable cost, sifatnya susah untuk ditelusuri. ex: biaya Listrik

No comments:

Post a Comment

Jangan lupa tulis komentar,,,

Tulislah komentar dengan sopan dan dengan bahasa yang baik, tidak mengandung unsur sara rasisme.